Kamis, 12 Januari 2023

SEBUAH RENUNGAN

 *Sebuah Renungan* 


Setiap yang bernyawa pasti mati, bahasa langit ini telah terbiasa kita dengar saat ada berita kematian dari corong TOA. Sesungguhnya kita milik Allah SWT dan sungguh kita akan kembali kepada Nya.


Pagi ini saya bersama kawan-kawan GPAI SD di kecamatan Burneh menghadiri pemakaman seorang Guru PAI yang bernama ibu Maspiah, S. Ag meninggal dunia kemarin tanggal 12 Januari 2023. Beliau meninggalkan empat orang anak, Naura sebagai putri bungsunya masih berusia setingkat taman Kanak-kanak. Sebelum jenazah disholatkan di mushola dekat rumah almarhum, bapak Korwil Burneh H.Samsul Arifin, M.Pd mewakili keluarga ( Nanda Gilang sebagai putra tertua) memohon maaf kepada pentakjiyah jika almarhumah mempunyai salah selama hidupnya dalam ranah makhluk sosial. Tatkala ada hutang piutang diharapkan menghubungi mas Gilang tuturnya. Di akhir kalimat bapak Samsul memberikan kesaksian dan diaminkan oleh pentakjiyah bahwa almarhumah adalah orang baik, semoga diberikan terbaik di sisi Allah SWT (Syurga). 


Ibu Maspiah dikenal sebagai seorang yang ramah, lembut, bertanggung jawab, santun terhadap orang lain dan masih banyak kebaikan yang terlihat. Pertemuan terakhir secara langsung dengan almarhumah ketika mengikuti acara AGPAII di aula MAN beberapa waktu lalu. Selanjutnya chatting di grup pengurus KKGPAI kecamatan. Sekretaris adalah tugas almarhumah di organisasi ini. Satu Minggu sebelum meninggal dunia beliau telah mempersiapkan undangan rapat sekaligus Khotmil Qur'an yang akan dilaksanakan Sabtu 14 Januari 2023. 


Saat berada di ruang perawatan rumah sakit almarhumah masih sempat meminta HP dan Laptop untuk mengisi hal-hal yang terkait guru penggerak. Dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan tidak diragukan lagi. Semangat yang luar biasa selalu terpancar dari wajahnya. Sebuah pemantik bagi orang - orang di sekelilingnya bahwa menjalani hidup harus dengan rasa optimis bukan hanya dengan mengeluh yang akan mendatangkan rasa pesimis bahkan menurunkan imunitas.


Ajal pasti akan datang, tak ada satu makhluk yang mengetahui kapan ajal tiba. "Pesan Nabi Jangan takut mati meski kau sembunyi dia menghampiri, takutlah pada kehidupan setelah kau mati renungkanlah itu......." adalah bagian bait lagu dari Bimbo yang dikenal dengan lagu Religinya. Kalimat yang patut kita renungkan bahwa kesempatan hidup di dunia ini sebagai ajang untuk menanam kebaikan (amal Sholeh) yang akan kita petik kelak di akhirat .


Kawan - kawan seperjuangan merasa sangat kehilangan sosok Bu Maspiah. Selamat jalan saudaraku Syurga menantimu.


 _Nur Aini, GPAI SDN Burneh 1_ 

Bangkalan, 13 Januari 2023

1 komentar:

  1. Mă syãAllăh...
    Mantab bana.

    Teruslah berkarya.
    😊 👍 🙏 💪 💪 🌹

    BalasHapus

SEBUAH RENUNGAN

 *Sebuah Renungan*  Setiap yang bernyawa pasti mati, bahasa langit ini telah terbiasa kita dengar saat ada berita kematian dari corong TOA. ...